Informasi Pembukaan Lowongan posisi Technical Officer (TO TBC) penempatan Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota Bulan Juni 2024

Bagikan Artikel

Pengumuman Lowongan Kerja Global Fund ATM Komponen TBC

The Global Fund adalah lembaga keuangan internasional yang berdedikasi mengumpulkan dan menyalurkan dana untuk program penanggulangan AIDS, Tuberkulosis dan Malaria. Lembaga nirlaba ini bermitra dengan pemerintah, masyarakat, sektor swasta dan komunitas terdampak. Sejak pembentukannya pada tahun 2002, The Global Fund telah banyak berkontribusi dalam mendukung program penanggulangan AIDS, Tuberkulosis dan Malaria. The Global Fund telah mengalokasikan senilai 22,6 milyar USD untuk lebih dari 1000 program ATM di 150 negara. Saat ini The Global Fund ATM Komponen TB sebagai mitra Direktorat Jenderal P2P Kementerian Kesehatan membuka lowongan TO TBC penempatan Kabupaten/Kota untuk posisi sebagai berikut:

Kualifikasi :

  1. Minimal S1 Jurusan Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan atau Sarjana Kesehatan
  2. Usia maksimal 35 tahun
  3. Minimal berpengalaman kerja selama 2 tahun di bidang kesehatan, pengalaman bekerja di program TBC menjadi nilai tambah namun tidak wajib.
  4. Mempunyai motivasi tinggi, mandiri, mampu bekerja sama dalam tim, mampu melakukan analisis dan penyelesaian masalah
  5. Memiliki kemampuan komunikasi, negosiasi dan advokasi yang baik
  6. Mempunyai kemampuan mengoperasikan komputer, Microsoft Office serta dapat mengakses email/internet dengan baik
  7. Mempunyai kemampuan mengolah dan menganalisis data
  8. Diutamakan mempunyai kemampuan penggunaan aplikasi analisis data (Stata, SPSS, dll) dan pemetaan (quantum GiS Arc GIS, dll)
  9. Mampu melakukan identifikasi masalah, menyusun rencana kerja, materi presentasi dan membuat laporan dengan baik
  10. Memiliki kemampuan problem solving, inovasi tinggi serta mental model yang positif dalam menghadapi tantangan pekerjaan di lapangan
  11. Mampu mengakses aplikasi SITB dan Sistem Informasi untuk melakukan pengolahan dan pelaporan data
  12. Memiliki kemampuan bahasa Inggris minimal pasif

 Deskripsi Pekerjaan :

  1. Bekerjasama dengan tim Penglola Program Tuberkulosis Dinas Kesehatn Kab/Kota dalam mengumpulkan, merekap dan memvalidasi data P2TB di tingkat kabupaten/kota:
    • Membantu faskes dalam melakukan penginputan data ke SITB
    • Memastikan data kasus dikirimkan ke SITB secara tepat waktu dan lengkap.
    • Melakukan validasi laporan kasus di SITB (mis. cek duplikasi, dan kelengkapan data)
    • Melengkapi hasil akhir pengobatan untuk data yang didapatkan dari hasil penyisiran kasus.
    • Memastikan semua pasien TB terkonfirmasi RR/MDR tercatat dalam SITB
    • Memastikan semua pasien TB RR/MDR memulai pengobatan
  2. Meningkatkan angka kesembuhan pasien TB RO:
    • Melaksanakan kegiatan MICA TB RO 1x per bulan
    • Melaksanakan Kegiatan Minikohort di Fasyankes TB RO 1x per bulan
    • Melaksanakan Kegiatan Audit Klinis di Fasyankes TB RO min 1x per tahun
    • Melaksanakan Mentoring Klinis Tingkat Kab/Kota
    • Melaksanakan Pelatihan Konseling TB RO Tingkat Kab/Kota
  3. Memonitoring data P2TB di tingkat kabupaten/kota
    • Melakukan analisis trend notifikasi kasus bulanan per faskes di wilayah kerja masing-masing
    • Melakukan analisis jumlah faskes lapor per bulan di wilayah kerja masing-masing
    • Melakukan monitoring bulanan pada menu alert dan reminder di SITB serta rutin mengingatkan faskes untuk melengkapi data pada menu tersebut.
    • Menyusun laporan umpan balik triwulan kepada faskes
    • Melakukan analisis data capaian indikator TB di performance framework GF per triwulan (Notifikasi kasus, TB-Anak, TB-HIV, TPT, dll
    • Melakukan monitoring dan evaluasi pemanfaatan, pencatatan, serta pelaporan pemeriksaan TCM TB di wilayah kabupaten / kota penempatannya.  
  4. Membantu pelaksanaan kegiatan yang terkait dengan surveilans dan monitoring evaluasi.
    • Menyusun rekomendasi sasaran supervisi kepada pengelola program TB kab/Kota
    • Membantu pelaksanaan supervise
    • Memastikan  tersedianya jejaring rujukan pemeriksaan laboratorium TB yang berjalan dengan baik, sehingga semua terduga/pasien TB dan TB RO mendapatkan akses pemeriksaan sesuai standar Program Penanggulangan TB
    • Memastikan adanya mekanisme transportasi spesimen di tingkat kabupaten/kota dan melakukan monitoring pelaksanaan pengiriman specimen
  5. Membantu permasalahan teknis Sistem Informasi TB.
    • Membuat mapping faskes yang sudah dilatih SITB (online/offline) 
    • Mengumpulkan list kendala akses faskes ke SITB (online/offline)
    • Menjadi tim fasilitator untuk workshop sosialisasi SITB (pertemuan langsung maupun virtual)
  6. Membantu Wasor kabupaten/kota dalam proses pengajuan klaim yang berhubungan dengan fasyankes dan bantuan teknis lainnya.
    • Membantu melengkapi Surat Pertanggungjawaban untuk kegiatan
    • Mengingatkan layanan (Puskesmas dan RS) untuk pengajuan klaim (TCM, packing, klaim layanan TB-RO, klaim layanan skrining TB-DM)
    • Mengumpulkan berkas klaim dari Kab/Kota untuk dikirimkan ke provinsi
    • Melakukan verifikasi data pemeriksaan laboratorium yang dilakukan klaim sehingga dapat dibayarkan sesuai dengan ketentuan P2TB. 
    • Memfasilitasi tersedianya perjanjian kerjasama antara fasyankes pelaksana Program TB dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Kota sesuai dengan kebutuhan
    • Memvalidasi data dan kelengkapan persyaratan dalam pengklaiman jasa suntik dan enabler pasien TB RO
  7. Mengembangkan dan memonitoring layanan TB dalam aspek jejaring, manajemen logistik
    • Melakukan pemetaan jumlah dan jejaring faskes layanan TB secara berkala di wilayah kerja masing-masing
    • Memastikan faskes melakukan update data stock logistik (OAT dan non-OAT) di SITB
    • Bagi Kab/Kab yang memiliki Fasyankes TB RO dalam KMK 350/2017 belum aktif : memfasilitasi agar fasyankes segera aktif mengobati pasien TB RO
    • Bagi Kab/Kota yang Faskesnya tidak ada dalam penunjukan KMK 350/2017: memfasilitasi minimal 1 faskes menjadi rujukan TB RO
    • Mengatur jejaring faskes TCM di kab/kota dan antar kab/kota
    • Memastikan pemeriksaan rujukan laboratorium untuk pemeriksaan baseline dan monitoring pemantauan rutin pengobatan pasien TB dan TB RO dapat berjalan dengan baik,
  8. Membantu pekerjaan lain terkait program Tuberkulosis sesuai arahan pimpinan.
  9. Mampu menyelesaikan tugas dengan baik serta menyimpan dokumen-dokumen output dengan baik.

Surat Lamaran, CV terkini, salinan ijazah dan transkrip nilai  dapat diunggah melalui Website TB Indonesia paling lambat tanggal 28 Juni 2024 jam 16.00 WIB.

Berlangganan newsletter TBCIndonesia

Dapatkan update seputar Tuberkulosis di Indonesia

Artikel Lainnya